Tempat Beristirahat
Cari tempat istirahat terbaikmu, yang bisa membuatmu menjadi manusia paling jujur.
Kamu berhak untuk memenuhi kebutuhan untuk berhenti sejenak mengkhawatirkan banyak hal--melakukan apa yang kamu suka atau bersama orang yang kamu suka, sehingga kamu bisa beristirahat sejenak, melepas semua yang terkait pertimbangan hal-hal duniawi. Entah itu berkebun, menyeruput kopi di pagi hari, berolahraga, bernyanyi, menari, manulis, bahkan mendengar.
Dulu. ketika kuliah, walau tanpa "gandengan" hampir setiap jumat malam ataupun malam minggu ada saja teman yang berkunjung hanya untuk bercerita. Mereka banyak bercerita tentang banyak topik. Tentang pacar mereka, tentang orang tua mereka, tentang kuliah mereka--dan saya selalu merasa "beristirahat"saat mendengar cerita-cerita mereka walau tidak ada kaitannya dengan kehidupan saya.
Tapi mungkin ini intinya. Saat saya mendengarkan, saya berhenti dari kekhawatiran tentang masalah yang saya punya. Saat saya mendengar, saya seperti membuka pikiran dan kesadaran bahwa perihal KHAWATIR adalah milik semua orang, bukan hanya kita--bukan hanya saya.
Ada masanya hidup ini merasa begitu melelahkan. Maka beristirahatlah sejenak. Kadang di kelelahanmu, ada luka yang selama ini (pura-pura) tidak kamu rasakan, dan terus menganga lebar. Maka beristirahatlah untuk sekedar menyembuhkan.
Badan dan jiwa kita punya hak untuk dirawat. Harapan-harapan baik yang satu-persatu kita kubur dengan alasan realistis itu sebenarnya adalah hal yang perlu kita jaga dengan doa yang tak putus kita panjatkan.
Tuhan mboten sare, sebuah kalimat yang saya dengar dari seorang teman saat kuliah. Manusia bisa lelah, manusia bisa lupa, tapi tidak dengan Tuhan.
Di satu titik saya sadar, manusia yang suka mendengar ini mungkin jarang didengar oleh manusia lainnya, tapi selalu yakin untuk terus bercerita dan didengar oleh Tuhanya--dan beristirahat meletakan kekhawatirannya.
Maka sebaik-baiknya tempat berharap adalah Tuhan.
Dan sebaik-baiknya kebijaksanaan adalah mampu mengelola kekhawatiran.
Comments
Post a Comment